Wednesday, June 4, 2014

Gejala Virus Mers CoV Penyebab Ciri Tanda Penyakit Mers

Penyakit Mers adalah penyakit akibat virus yang ditahun 2014 ini sangat marak sekali terutama karena ada beberapa kasus akibat penyakit tersebut yang mengakibatkan kematian pada penderitanya, sehingga perlunya untuk mengenal lebih lanjut Gejala Penyakit Virus Mers CoV Penyebab dan Ciri-ciri atau Tanda-tanda Mers.

Middle Eastern Respiratory Syndrome disingkat Mers merupakan penyakit yang disebabkan oleh suatu virus CoV singkatan dari Corona Virus. Sehingga Penyakit Mers CoV dijabarkan Middle Eastern Respiratory Syndrome Corona Virus yang penyebab utama Virus Mers yaitu virus dalam kelompok Coronavirus dengan ciri virus permukaan tubuhnya diselimuti struktur mirip dengan mahkota.
Virus Mers CoV merupakan beta coronavirus yang baru dikenali untuk pertama kali pada tahun 2012 di Arab Saudi. Nama Mers CoV juga disebut dengan nama novelcoronavirus atau disingkat "nCoV".

Virus Mers berbeda dengan coronavirus yang telah ditemukan sebelumnya yang menyebabkan SARS pada tahun 2002-2003, dimana saat itu penyakit akibat kelompok virus coronavirus tersebut sangat berbahaya sekali,  dimana tercatat pada tahun 2002-2003 yang sempat mewabah dari 8273 kasus ternyata 775 yang meninggal dunia.

Karena Penyakit Mers CoV akibatnya yang sangat berbahaya sekali maka sudah patut untuk mengenal lebih dalam. Virus Mers untuk saat ini telah menjadi berita yang menggemparkan karena banyak orang yang telah tertular dan menderita penyakit mematikan ini, untuk itu kenali lebih baik lagi mengenai penyakit akibat virus mers.

Penamaan Mers-CoV diputuskan oleh kelompok studi coronavirus dari komite internasional untuk taksonomi virus tepatnya pada bulan Mei 2013 yaitu dari nama novelcorovirus (2012) menjadi MERS-CoV (2013).
Penyakit Mers CoV Penyebab Tanda Gejala Virus Mers
Mengenal Penyakit Virus Mers
  • Penyakit Virus Mers sangat mematikan, korban yang terinfeksi 30%-50% meninggal dunia
  • Penularan Penyebab Penyakit Virus Mers umumnya mengalami kontak dengan korban sebelumnya pada jarak yang sangat dekat dan membutuhkan waktu yang cukup lama.
  • Bahaya Penyakit Virus Mers adalah untuk sampai saat ini masih belum ditemukan obatnya, untuk pengobatan masih sebatas perlakuan yang diberikan kepada korban untuk mengurangi gejala-gejala Penyakit Virus Mers yang timbul.
Data kematian dari kasus yang disebabkan Mers-CoV dari bulan April 2012 sampai Juni 2013 tercatat sebagai berikut ini :

  • Saudi Arabia : kasus mers 49 dan jumlah kematian 32
  • United Kingdom (UK) : kasus mers 3 dan jumlah kematian 2
  • Italia : kasus mers 3 dan jumlah kematian 0 (tidak ada)
  • Perancis : kasus mers 2 dan jumlah kematian 1
  • Jordania : kasus mers 2 dan jumlah kematian 2
  • Qatar : kasus mers 2 dan jumlah kematian 0 (tidak ada)
  • Tunisia : kasus mers 2 dan jumlah kematian 0 (tidak ada)
  • United Arab Emirat (UAE) : kasus mers 1 dan jumlah kematian 1
Asal Penyakit Virus Mers belum diketahui asal muasalnya, namun diperkirakan berasal dari unta tetapi setelah diteliti ternyata sebagian korban tidak ada kontak dengan unta. Semakin banyak saja penyakit yang belum ditemukan obatnya, seperti halnya penyakit lupus yang beberapa waktu yang lalu sempat membuat panik diberbagai belahan dunia, dan saat ini sedang dikhawatirkan dengan penyakit virus mers.


Gejala Mers untuk sebagian besar yang terinfeksi Mers CoV berkembang kesaluran pernapasan yang berat disertai demam, batuk dan napas lebih pendek.
Tanda-tanda atau Ciri-ciri Penyakit Virus Mers
  1. Gangguan pernapasan (napas pendek dan susah bernapas)
  2. Demam tinggi diatas 38 derajat celcius, bukan panas dalam yang biasa
  3. Batuk-batuk dan bersin-bersin berkelanjutan
  4. Sakit dada dan sering terasa nyeri
Bila terserang virus mers maka harus dirawat oleh dokter ahlinya untuk mencegah berkembangnya virus mers merusak tubuh penderitanya. Kemungkinan seorang penderita akan kurus untuk itu perlu menambah berat badan dengan konsumsi makanan sehat bergizi juga penanganan lebih lanjut dengan antivirus untuk mengurangi gejala dan penyebaran virus berbahaya tersebut.

Sementara ini untuk Menghindari Virus Mers yaitu menghindari kontak langsung dengan penderita dan juga berusaha menerapkan pola hidup sehat dengan cara menjaga kebersihan tubuh diri sendiri dan juga lingkungan hidup. Menjaga kebersihan bisa dengan cuci tangan setiap saat dengan sabun antiseptik dan mandi secara bersih, cepat cek ke dokter bila sakit yang berkelanjutan seperti sakit dengan gejala demam, batuk-batuk, dan sulit untuk bernafas.

Saran hidup sehat dalam melindungi diri sendiri dari Virus Mers

  1. Tutuplah hidung dan mulut dengan tisu ketika batuk dan bersin, dan buanglah tisu ke tempat sampah
  2. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang tidak dicuci dengan bersih (gunakan antiseptik untuk mencuci tangan setiap saat)
  3. Cobalah untuk menghindari penggunaan alat minum dan alat makan bersama dengan orang yang sedang menderita sakit

Bagi yang merasa khawatir akan masa depan dalam menghadapi berbagai penyakit ada baiknya mengikuti unit link terbaik di Indonesia Commonwealth Life investra link asuransi yang menggabungkan proteksi jiwa sekaligus investasi masa depan. Dan untuk Penyakit Virus Mers CoV semoga kedepannya dapat ditemukan vaksin obatnya yang akurat dan dapat ditangani secara baik dan tepat setiap penderitanya sehingga bagi penderita dapat disembuhkan secara total dan virus dapat dihentikan penyebarannya.

Semoga dengan mengetahui Gejala Penyakit Virus Mers CoV Penyebab dan Tanda-tanda Mers dapat menjadi pembelajaran yang bermanfaat agar dapat dari sekarang untuk lebih waspada dan menjaga kebersihan diri maupun lingkungan, bila ada mengalami gejala seperti yang dijelaskan diatas identik dengan gejala virus mers sebaiknya segera berkunjung ke dokter untuk cek penyakit yang diderita.

Apa Itu Virus Mers?

Pengertian: Apa Itu Virus Mers?

  
hajiendonesya - Informasi seputar Apa itu virus mers, pengertian virus mers, definisi, gejala dan efek yang ditimbulkan dari virus mers ini.
Selamat sore para sobat pembaca setia Dunia Bola, mohon maaf sekiranya jika postingan ini melenceng dari judul blog, hal ini admin lakukan karena memang berita yang satu ini tengah mencuat dan masih banyak rekan yang masih belum mengetahui apa itu virus mers.
MERS adalah singkatan dariMiddle East Respiratory Syndrome Corona Virus. Virus ini merupakan jenis baru dari kelompokCoronavirus (Novel Corona Virus). Virus ini pertama kali dilaporkan pada bulan September 2012 di Arab Saudi. Virus SARS tahun 2003 juga merupakan kelompok  virus Corona dan dapat menimbulkan pneumonia berat akan tetapi berbeda dari virus MERS CoV.
MERS-CoV adalah penyakit sindrom pernapasan yang disebabkan oleh virus Corona yang menyerang saluran pernapasan mulai dari yg ringan s/d berat. Gejalanya adalah demam, batuk dan sesak nafas, bersifat akut, biasanya pasien memiliki penyakit ko-morbid.
Median usia 50 tahun (range 2-94 tahun). 61 % kasus laki – laki. Kasus dengan Ko-morbid.
Indonesia termasuk negara yang paling rentan terjangkit Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS). Penyakit yang pertama kali ditemukan di Arab Saudi pada tahun 2012 ini sejauh ini sudah menginfeksi 495 orang di 12 negara dan lebih dari 100 orang meninggal dunia.

MERS memang rentan menyebar di Indonesia mengingat sekitar 5.000 orang Indonesia pergi umrah ke Arab Saudi setiap hari. Jumlah itu diperkirakan naik signifikan pada musim libur sekolah dan Ramadhan.

MERS (Middle East respiratory syndrome) disebabkan oleh virus yang disebut korona virus, yang masih satu kelompok dengan virus SARS.

Gejala penyakit ini mirip dengan flu, yakni demam, batuk, dan sesak napas. Namun, virus ini akan menyerang hebat jika menginfeksi saluran pernapasan.
Demikian Informasi dari Jadwal Bola Terkini seputar Pengertian Virus Mers, Semoga Bermanfaat

MERS-COV

Dokter-dokter asal Arab Saudi mengungkap unta sebagai sumber infeksi Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS) bagi manusia. Mereka melaporkan, ada kecocokan antara sampel dari virus yang membunuh seorang pria Arab Saudi November lalu dengan sampel virus yang ada pada satu dari sembilan unta yang dimiliki pria itu.



Studi yang dipublikasi dalam New England Journal of Medicine tersebut membuktikan unta sebagai salah satu sumber infeksi dari virus MERS. Meskipun, mungkin unta bukanlah satu-satunya sumber.
Penyakit yang menular dan berpotensi mematikan tersebut telah tersebar luas di Timur Tengah sejauh ini. Bahkan MERS juga dikabarkan telah menyebar di belasan negara lainnya.

"Studi ini mengonfirmasi apa yang telah diduga sebelumnya. Unta sudah diduga sebagai salah satu sumber MERS, meskipun saat itu belum terbukti," ujar Marc Siegel, pakar penyakit menular dan profesor kedokteran di NYU Langone Medical Center di New York.
Virus MERS pertama kali ditemukan di Timur Tengah, daerah dengan kasus MERS yang terbanyak. Hingga Rabu (4/6/2014), WHO melaporkan, terdapat 681 laporan kasus infeksi MERS, dengan 204 kematian. Kebanyakan kasus terjadi di Arab Saudi.

Gejala MERS ditandai dengan napas pendek-pendek, batuk, dan demam. Penyakit ini membunuh sekitar seperempat orang yang terinfeksi. Seperlima kasus MERS terjadi pada petugas kesehatan.
Siegel mengatakan, unta bukanlah satu-satunya sumber MERS yang menularkan kepada manusia. Dan studi baru belum dapat menemukan transmisi virus antarmanusia